"Gue nulis Mungkin Nanti dalam 15 menit," kata Ariel dalam sebuah wawancara. Tapi 15 menit itu menghasilkan lagu yang akan dikenang selamanya.
"Mungkin Nanti" lahir dari perasaan ketidakpastian — tentang hubungan, tentang masa depan, tentang segalanya. Melody-nya sederhana tapi haunting. Liriknya tidak rumit tapi dalam.
Lagu ini menjadi fenomena global dalam konteks Indonesia. Dicover oleh musisi dari berbagai negara, dipakai di film, iklan, dan momen-momen penting kehidupan jutaan orang.